Senin, 16 November 2009

Kerja Keras Adalah Energi Kita, mau pakai jurus apa ya?

Sekarang sedang musim kontes dan besok final kontes kenali dan kunjungi objek wisata di pandeglang, tapi saya sendiri tidak mengikutinya. Ada lagi kontes kerja keras adalah energi kita yang diselenggarakan oleh PT.Pertamina dan yang baru-baru muncul kontes seo dengan keyword mbah gendeng. Saya bingung tentang mbah gendeng, apakah orangnya sudah tua? Apakah masih muda? Atau dia pura-pura menggendengkan diri? Sang saya mau tanyakan apakah mbah gendeng punya cucu sableng? Atau cuma di sendiri yang gendeng diantara keluarganya, hehehe...

Teman saya mengeluh kepada saya dan dia bertanya gimana sih caranya biar artikel tulisanku tentang kerja keras adalah energi kita bisa nongol di halaman pertama, soalnya saya bingung mau pakai jurus apa lagi, jurus seo menjelang senja sudah pernah saya pakai dan hasilnya nihil. Lalu saya coba dengan jurus yang tidak biasa dipakai orang juga nihil hasilnya. Tunggu bro tanya saya pada kawan saya jurus yang gak biasa dipakai orang itu jurus apaan? Jurus Seo Setan Merah bro jawab temen saya, mau pakai jurus bagaspati sudah hilang kitabnya karena di curi oleh mbah google alias masuk sandbox.

Ceritain sedikit dong tentang kontes kerja keras adalah energi kita ma aku, kan pingin ngeri juga sedikit ceritanya, tanya saya pada sahabat saya. OK akan saya ceritakan sedikit tentang kontes tersebut, tapi jangan tidur ya, hehehe....

Kerja keras adalah energi kita Menurut Bahasa adalah terdiri dari empat suku kata, yaitu: kerja, keras, energi dan kita.

Kerja keras adalah energi kita sebagai Slogan motivasi merupakan penyemangat hidup untuk meraih sebuah kesuksesan, sehingga dapat memberikan sesuatu hal yang positif bagi orang yang paham akan maknanya.

Kerja keras adalah energi kita merupakan semangat untuk menghentikan segala sesuatu yang bersipat mimpi atau lamunan dan memulainya dengan seribu aksi sebagai suatu tindakan yang bisa mengantarkan pada kesuksesan dalam menjalani hidup.

Kontes seo Kerja keras adalah energi kita ini diadakan oleh PERTAMINA yang menawarkan hadiah satu unit sepeda motor sangat menuntut saya untuk ikut ambil bagian di dalamnya, kerja keras adalah energi kita bagi saya bukan hanya sekedar kontes SEO namun lebih dari itu, kerja keras adalah energi kita bagi saya adalah sebuah ajakan nyata untuk segera bekerja dengan makna dan arti yang sebenarnya.

Kerja keras adalah energi kita yang saya lakukan, sejauh ini memang belum menunjukkan hasil yang menggembirakan meskipun pengoptimasian terus saya lakukan, artikel yang saya buat untuk menjadi delegasi dalam kontes ini masih berada jauh dihalaman belakang, hal ini terjadi mungkin karena saya melupakan satu hal, yaitu Doa.

jika diangkakan, Kerja keras adalah energi kita nilainya sembilan puluh sembilan persen (99%) untuk bisa sampai pada sebuah keberhasilan, sementara untuk yang satu persennya (1%) lagi adalah doa. Idealnya memang keduanya jangan sampai terpisahkan, namun terkadang karena doa punya nilai persentasinya hanya satu, kebanyakan orang sering melupakannya tidak terkecuali saya. padahal kalau dicermati doa ini adalah sebuah komunikasi langsung antara manusia dengan Allah sang pemilik kesuksesan.

meskipun besar kadar persentasi Kerja keras adalah energi kita, namun jika tidak disertai dengan doa maka masih tertutup kemungkinan bagi orang untuk bisa sampai pada titik keberhasilan.

kerja keras adalah energi kita gak bisa di pisahkan dengan pertamina dan jika bicara pertamina pandangan saya langsung tertuju pada gas elpiji yang saban hari dipake isteri saya untuk memasak.

Saya jadi ingat kemasa dimana awal pergantian minyak tanah ke gas elfiji. Sebuah kebijakan yang mengandung kontroversi dan mengundang berbagai polemik di media masa saat itu.

Pada prinsipya kebijakan ini bermaksud untuk mengganti penggunaan kompor minyak tanah yang dianggap sebagai salah satu penyebab pemborosan anggaran negara, menjadi penggunaan kompor gas elpiji yang dirasa jauh lebih murah.

Meski saat itu banyak orang yang meragukan akan keberhasilan program ini, namun pemerintah dan Pertamina dengan berbagai macam kerja keras adalah energi kita-nya mampu menjawab semua keraguan itu dengan prestasi.

Sebuah prestasi dimana anggaran subsidi pemerintah jadinya bisa dialihkan untuk dana bos, dana kesehatan dan dana kesejahteraan masyarakat.

Sekarang tinggal bagaimana Pertamina dengan usaha kerja keras adalah energi kita-nya terus meningkatkan mutu pelayanan terhadap masyarakat sehingga tidak terjadi lagi antrian panjang untuk membeli gas elpiji sebagai kebutuhan pokok masyarakat.

Gitu sedikit cerita dari saya bro.... Yah dah cape-cape cerita malah ditinggal ngorok gimana sih bro...? Waduh...Kalau gitu saya pulang dulu ya bro, mau memperbaiki posisi kontes kerja keras adalah energi kita, soalnya saat ini posisi artikel saya sangat jelek, sampai jumpa kawanku, jangan lupa berkunjung ke blog saya ya bro, kata temen saya mengakhiri pembicaraan sambil dia pulang.

Minggu, 15 November 2009

Jaringan Speedy Bangsat

Jaraingan speedy bangsat, hari ini saya kesel sekali dengan jaringan speedy sudah loading dua jam gak kelar-kelar gimana gak kesel coba? Padahal saat ini saya lagi ikutan contest yang diselenggarakan oleh PT.Pertamina dengan keyword Kerja Keras Adalah Energi Kita, saya punya waktu banyak hanya dihari sabtu dan minggu, sedangkat dihari itulah jaringan speedy pasti lagi jelek-jeleknya, jaringan speedy bangsat, mungkit kata-kata tersebut yang pas buat jaringan spedy.

Jaringan Speedy Bangsat, cuma mahal doank dan kualitasnya jelek dan jelek sekali. Saya membutuhkan jaringan internet tiap hari karena saya bekerja sebagai karyawan yang kebetulan pekerjaan saya menggunakan jaringan internet, kalau pas pekerjaan saya lagi gak begitu mendesak sih gak masalah, tapi kalau pas lagi mendesak dan jaringan speedy-nya kaya gini gimana donk apa gak kesel? Klien pun bisa kabur kalau service kita gak memuaskan gara-gara jaringan speedy keparat.

Kalau cuma ikutan contest Kerja Keras Adalah Energi Kita sih gak masalah bagi saya, dan kemingkinan untuk menang itu sangat kecil, tapi kalau lagi jawabin e-mail klien terus jaringannya susah kaya gini wah... bisa-bisa kita putus hubungan ma klien.

Pernah suatu ketika terjadi dan hal ini ada hubungannya dengan masalah pekerjaan, klien saya sedang mengirikan sample perangkat telekomunikasi yang akan di uji di Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi untuk proses mendapatkan sertifikat resmi agar klien saya bisa menjual produknya di Indonesia, pada waktu itu hp saya sedang rusak, terpaksa saya berkomunikasi dengan klien saya menggunakan fasilitas internet.

Perangkat klien saya ditahan di bea cukai karena klien saya pada waktu itu belum paham betul mengenai persyaratan sample uji dan peraturan di Indonesia khususnya. Dia panik, menghubungi saya lewat handphone gak bisa karena hendphone saya sedang rusak, melalui e-mail gak nyampai-nyampai karena jaringannya jelek kaya gini, padahan tahu sendiri kan berapa biaya yang harus dikeluarkan jika barang atau perangkat kita ditahan dibea cukai, itungannya perhari bro... dan biaya dendanya sangat mahal.

Setelah klien saya bisa menghubungi saya melalui e-mail dan sudah bisa telpon saya kembali karena handphone saya sudah diperbaiki, wah... dia marah-marah gak karuan sama saya, saya sih sudah gak kaget sama hal seperti itu dan saya sudah biasa di marah-marahin. Dikiranya saya main-main dengan pekerjaan ini, karena itu... adauh.... Pusing juga dengernya.

Tapi akhirnya dia ngeti qok dan menyadari bahwa Jaringan Speedy Bangsat untuk di daerah Bekasi, gak tahu kalau didaerah lain, karena saya saat ini tinggal dan bekerja di daerah Bekasi.

Bagi anda yang setuju dengan pendapat saya, silahkan memberikan komentar apa saja tentang jaringan speedy jelek, bangsat, baby atau apa saja yang berkaitan dengan tulisan saya, dan yang berkomentar gak ada kaitannya dengan tulisan saya diatas, mohon ma'af terpaksa saya hapus. Terima Kasih.